Tuesday, September 1, 2009

Analisa Produk Kayu Manis Skala Home Industry

   SIRUP KULIT MANIS DIKABUPATEN KERINCI
I.  UMUM
Kulit manis di masyarakat Kabupaten Kerinci bukan hal yang baru atau asing, namun kata sirup kulit manis masih asing sebagaian masyarakat. Hal ini dikarenakan produk yang satu ini masih relatif baru dibanding dengan produk – produk yang sejenis. Sirup Kulit Manis mulai dikenalkan pada masyarakat pada akhir tahun 2000 setelah melalui rekayasa teknologi dari tahun 1998, oleh salah seorang pegawai Departemen Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Kerinci. Alasan untuk melakukan kajian teknologi mengolah Kulit Manis menjadi produk minuman berupa sirup adalah mengingat potensi yang ada sangat besar serta berpikir untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditi ini. Kulit manis yang ada di Kabupaten Kerinci adalah jenis Cinnamomum Burmani Blum dengan potensi sebagai berikut
DATA PRODUKSI KULIT MANIS
T a h un
Luas (Ha)
Produksi (Ton)
Produksi (Kg/Ha)
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
50.769
50.722
50.728
43.452
42.610
42.567
42.554
21.100
32.037
32.027
54.657
65.422
67.346
69.028
1966
3.019
3.040
2.625
2.031
2.405
2.450
Sumber Data Dinas Pertabun Kerinci
Sentra atau areal  tanaman Cassiavera hampir merata di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Kerinci, hingga saat ini produk dari komoditi ini baru dijadikan sebagai cimoditi dagang sedangkan yang diolah menjadi produk industri berupa sirup kurang dari 1 % kondisi ini membuat nilai tambah dari cassiavera sangat rendah.
II. PERMASALAHAN
        Pengolahan Kulit manis manjadi sirup  yang diusahakan oleh rakyat dengan sentra produksi di desa Siulak Deras Mudik Kecamatan Gunung Kerinci Kabupaten Kerinci  dengan permasalah yang mendasar adalah peralatan yang digunakan masih sangat sederhana sehingga untuk memenuhi kwalitas produk sulit dicapai. Disamping itu masih diusahakan secara skala industri rumah tangga. Sedangkan permasalahan – permasalahan yang lain seperti kekurangan modal dan lain sebagainya hanya bersifat insidentil. 
III. PEMECAHAN MASALAH
Untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas maka diperlukan investor yang bersedia menjadi bapak angkat para perajin atau diperlukan  campur tangan pemerintah berupa bantuan peralatan yang dibutuhkan  penambahan pengetahuan bagi para perajin baik itu teknologi pengolah maupun teknik pengoperasian peralatan yang lebih memadai. Mengingat sirup Kulit Manis rentan terhadap kondisi sekitarnya terutama terhadap aroma yang berada disekitarnya maka diperlukan tempat khusus yang bersifat kedap terhadap rangsangan aroma selain kayu manis. Dan inilah karakter sirup kulit manis apabila ingin mempertahan mutu.
Sebagai gambaran dibawah ini diagram Cassiavera diolah menjadi produk industri olahan


Sedangkan Kandungan yang terdapat pada cassiavera
KOMPOSISI NUTRISI KAYU MANIS PER 100 GRAM PORSI MAKANAN
KOMPOSISI
JUMLAH
Air
9,52 g
Energi
261,309 kcal
Energi
1093 kj
Protein
3,894 g
Total lemak
3,185 g
Karbohidrat
79,847 g
Serat
54,3 g
Ampas
3,554 g
Mineral
-         Kalsium (Ca)
-         Besi (Fe)
-         Magnesium (Mg)
-         Phospor (P)
-         Potassium (K)
-         Sodium (Na)
-         Seng (Zn)
-         Tembaga (Cu)
-         Mangan (Mn)
-         Selenium (Se)
1228,476 mg
38,069 mg
55,562 mg
61,351 mg
499,9 mg
26,333 mg
1,967 mg
0,233 mg
16,667 mg
1,1 mcg
Vitamin
-         Vitamin C (asam ascorbic)
-         Thiamin
-         Riboflavin
-         Niacin
-         Vitamin B-6
-         Folate
-         Vitamin B-12
-         Vitamin A, IU
-         Vitamin A, RE
-         Vitamin E
28,455 mg
0,077 mg
0,14 mg
1,3 mg
0,25 mg
29 mcg
0 mcg
260 IU
26 mcg_RE
0,01 mg_ATE
Lemak
- Asam lemak jenuh
- Asam lemak tak jenuh (monounsaturated)
- Asam lemak tak jenuh (polyunsaturated)
0,65 g
0,48 g
0,53 g
Kolesterol
0 mg
Phytosterols
26 mg
Sebagai gambaran untuk mengetahui tingkat kelayak usaha sirup kulit manis dibawah ini di uraikan perhitungan investasi.
Perhitungan usaha skala industri rumah tangga
Modal tetap
JENIS MODAL TETAP
NILAI (Rp)
a. Tanah dan bangunan (sewa)/tahun
b. Peralatan
c. Sarana /fasilitas lainya
2.000.000
2.500.000
750.000
Jumlah
5.250.000
Modal kerja untuk 1 (satu) bulan
JENIS PENGELUARAN
JUMLAH
HARGA
(Rp)
BIAYA
(Rp)
a. Kulit Manis
b. Gula Pasir
c. Air
d. Bahan lainya
e. Botol, label dan tutup
f. Gaji/Upah
g. Bahan Bakar
40 Kg
1.152 Kg
1.920 liter
1 paket
5.818 botol
5.818 botol
20 Kg
5.000
6.500
25
12.000
1.200
200
4.500
200.000
7.488.000
48.000
12.000
6.981.600
1.163.600
90.000
Jumlah
15.983.200
Kebutuhan Investasi  : Rp 5.250.000,-  +  Rp 15.983.200,-   = Rp 21.233.200,-
Perhitungan Biaya Produksi 1 (satu) Tahun
Biaya Tetap
NO.
JENIS PENGELUARAN
JUMLAH
HARGA
(Rp)
BIAYA
(Rp)
1.

2.
3.
4.
Gaji dan Upah
Pemeliharaan
a. Bangunan
b. Peralatan
Penyusutan
a. Bangunan
b. Peralatan
Bunga Modal
a. Modal tetap
b. Modal Kerja
12 bulan
3 %
3 %
2.000.000
34 %
12 %
15 %
1.163.600
2.000.000
2.500.000
2.000.000
2.500.000
5.250.000
24.082.000
13.963.200
60.000
75.000
2.000.000
850.000
630.000
3.612.300
JUMLAH
21.190.500
Biaya tidak tetap
NO.
JENIS PENGELUARAN
JUMLAH
HARGA
(Rp)
BIAYA
(Rp)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Kulit Manis
Gula Pasir
Air
Bahan lainya
Botol, label dan tutup
Gaji/Upah
Bahan Bakar
480 Kg
13.824 Kg
23.040 Liter
12 paket
69.816 unit
69.816 unit
240  Kg
5.000
6.500
25
12.000
1.200
200
4.500
2.400.000
89.856.000
576.000
144.000
83.779.200
13.963.200
1.080.000
JUMLAH
191.798.400
Biaya produksi 1 (satu) tahun
a. Biaya Tetap                             =  Rp 21.190.500,-
b.Biaya tidak tetap                      =  Rp 191.798.400       +
                                                                                               Rp 212.988.900
Hasil Penjualan Sirup Kulit manis  69.816 botol  X  Rp 4.500,- = Rp 314.172.000,-
Perhitungan Rugi – Laba
NO.
URAIAN
  NILAI (Rp)
1.
2.
3.
Hasil Penjualan
Biaya Produksi
Keuntungan Kotor
Pajak   20 %
Keuntungan bersih
 314.172.000
 212.988.900  -
                          101.183.100
20.236.620     -
                          80.946.480
Prosentase Batas Rugi – Laba ( Break Even Point)
               21.190.500
BEP =                                                                       X   100 %
               314.172.000  -   212.988.900                   
                   
        21.190.500
                                               X   100 %    = 20,94 %
                    101.183.100
                   20,94 % X  69.816 botol  =  14.620 botol
          14.620 botol  X Rp4.500,-  =  Rp6.5790.000,-
Jangka Pengembalian Modal (Pay Back Priode)
              80.946.480   +  2.850.000
PBP  =                                                X   100 %
                      21.233.200
                         83.796.480
=                                                        X 100%                                           39,46 %
                         21.233.200,
 Jangka Pengembalian Modal  39,46  %   X  Rp21.233.200                                     Rp 8.378.621
                             21.233.200                                                  0 Tahun 3 Bulan
                             83.796.480
Nilai Tambah     314.172.000  -   191.798.400
                                                                                                               254.945
                                        480
80.946.480 / 21.233.200 X 100 %                                         381,227 %  (prosentase keuntungan)
Niali Tambah Kulit Manis perkilogramnya  adalah  Rp254.945,-  -  Rp 5.000,-  = Rp249.945,-

No comments:

Post a Comment

Post a Comment